Harumkan Nama Bangkalan, Pemuda Desa Pangeran Gadungan Raih Juara III Tingkat Jawa Timur

Daerah302 Dilihat

 

BANGKALAN, TALIGAMA.ID,– Pemuda asal Desa Pangeran Gadungan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Tri Supandi, berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih Juara III lomba Klopencapir tingkat Provinsi Jawa Timur pada Malam Anugerah Madura Awards 2025.

Ajang bergengsi tahunan tersebut digelar di Azana Style Hotel Madura, Senin (29/12/2025), sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, institusi, dan pemerintah yang dinilai berkontribusi nyata bagi kemajuan Madura.

Tri Supandi mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih serta mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah membantunya hingga mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensupport kami hingga bisa meraih juara III tembakau agropreneur di tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Madura untuk terus berkarya dan tidak ragu mengembangkan potensi di sektor pertanian dan industri tembakau.

“Jangan pernah berkecil hati. Berikan yang terbaik dari kemampuan kita, karena setiap kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada diri kita sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menilai Madura Awards 2025 membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa tembakau merupakan komoditas strategis sekaligus identitas sosial masyarakat Madura.

“Keberpihakan terhadap tembakau adalah keberpihakan terhadap masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah pusat agar memberikan perhatian lebih terhadap industri hasil tembakau, termasuk melalui kebijakan cukai yang berpihak pada industri rokok pemula.

Di sisi lain, Direktur JPRM Abdul Aziz menyampaikan bahwa geliat industri tembakau Madura terus meningkat seiring tumbuhnya pabrik-pabrik rokok lokal yang berdampak pada kenaikan harga tembakau petani.

“Kami berharap Madura tidak hanya dikenal sebagai Pulau Garam, tetapi juga sebagai Pulau Tembakau,” pungkasnya.

Penulis; Jawadi