Mulai Salurkan Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Miroto Resmi Beroperasi

Berita231 Dilihat

 

SEMARANG, TALIGAMA.ID,– Dapur Umum Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Miroto resmi diluncurkan di Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Peresmian ini menandai dimulainya pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.

SPPG Miroto dihadirkan melalui Yayasan Rahayu Pelita Jaya sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Program MBG dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi kesehatan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Perwakilan Yayasan Rahayu Pelita Jaya, Alamanda Paksiana Pudyawati, menyampaikan bahwa pendirian SPPG Miroto merupakan wujud komitmen yayasan dalam menghadirkan layanan gizi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, keberadaan SPPG diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak serta kelompok rentan melalui pemenuhan gizi yang terstandar. Dengan diresmikannya dapur tersebut, SPPG Miroto mulai mendistribusikan paket MBG kepada penerima manfaat.

Pada tahap awal, sebanyak 861 siswa SMP Negeri 36 Semarang menjadi sasaran distribusi program. Ke depan, jumlah penerima manfaat direncanakan meningkat secara bertahap hingga mencapai 3.000 paket MBG yang ditujukan bagi anak sekolah serta kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Selain berfokus pada pemenuhan gizi, program ini juga diharapkan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting sejak dini serta mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.

Saat ini, operasional dapur SPPG Miroto didukung oleh 36 tenaga kerja yang terdiri atas tenaga profesional dan warga setempat. Jumlah tersebut direncanakan bertambah menjadi 47 orang guna menunjang optimalisasi layanan.

Alamanda memastikan seluruh proses operasional dapur telah mengikuti standar operasional prosedur yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari aspek kebersihan, kualitas bahan baku, hingga pengelolaan pemasok.

Kepala SPPG Miroto, Sa’ya Rosyada Al Firdaus, menambahkan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Ia memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi dan keamanan pangan serta dikelola secara akuntabel dan transparan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati, mengapresiasi kehadiran SPPG Miroto. Ia menekankan pentingnya penerapan tata kelola dapur yang berpedoman pada standar untuk mencegah risiko kejadian keracunan makanan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai SPPG menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. DPRD Kota Semarang, lanjutnya, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG dengan melibatkan dinas terkait.

Keberadaan SPPG Miroto diharapkan mampu memberikan pelayanan gizi yang optimal dan berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari upaya strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

(AGS)

Tinggalkan Balasan