SURABAYA, TALIGAMA.ID,– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur mendorong penguatan olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, di tengah masih rendahnya tingkat kebugaran jasmani anak dan pemuda.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari kandidat Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur 2026, Huda Musonnif S.Sos., M.Si. Ia menilai kebijakan Dispora Jatim tepat dengan menjadikan olahraga masyarakat sebagai fondasi pembangunan kepemudaan.
“Upaya Dispora Jawa Timur dalam memasyarakatkan olahraga patut diapresiasi. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kebugaran dan kualitas pemuda di Jawa Timur,” ujar Huda, Selasa (3/2/2026).
Menurut Huda, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menempatkan pemerintah daerah provinsi sebagai pembina dan pilar pengelolaan olahraga masyarakat.
Dispora Jawa Timur, kata dia, memiliki peran penting dalam memastikan pengembangan olahraga masyarakat berjalan berkesinambungan, inklusif, dan dapat menjangkau seluruh lapisan pemuda.
“Dengan pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan, olahraga masyarakat dapat menjadi instrumen penting dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” kata Huda.
Program Unggulan Dispora Jatim untuk Olahraga Masyarakat
Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur, yang tidak disebutkan namanya dalam keterangan, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun sejumlah program unggulan untuk memperluas jangkauan olahraga masyarakat. Di antaranya adalah pembangunan dan revitalisasi fasilitas olahraga di tingkat kabupaten/kota, pelatihan instruktur olahraga masyarakat secara berkala, serta penyelenggaraan kegiatan lomba olahraga skala kecamatan dan kabupaten/kota yang difokuskan pada cabang olahraga yang mudah diakses seperti jalan cepat, senam bersama, dan bulu tangkis.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap anak dan pemuda di Jawa Timur memiliki kesempatan yang sama untuk berolahraga, tanpa terbatas oleh lokasi atau kondisi ekonomi,” ujar Kepala Dispora Jatim dalam sambutan terpisah.
Target Peningkatan Kebugaran
Diharapkan dengan serangkaian program tersebut, tingkat kebugaran jasmani anak dan pemuda Jawa Timur dapat meningkat minimal 15% dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Data terakhir menunjukkan bahwa hanya sekitar 40% anak dan pemuda di provinsi ini yang memenuhi standar kebugaran jasmani yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
KNPI Jatim juga menyatakan akan mendukung penuh program Dispora Jatim dengan menggerakkan anggota pemuda di seluruh daerah untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga masyarakat. Rencananya, akan dibentuk tim pendamping olahraga di setiap kecamatan yang akan bekerja sama dengan dinas terkait dalam menyelenggarakan kegiatan rutin.
(Red/HD)






