Warga Dusun 2 Desa Rangkang Keluhkan Kepala Desa Tak Merespons Permintaan Perbaikan Jalan – Kondisi Semakin Parah Saat Hujan Sering Terjadi Kecelakaan 

Topik Terkini126 Dilihat

PROBOLINGGO, TALIGAMA.ID,- Kondisi jalan di Dusun 2 Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, semakin menjadi perhatian serius bagi warga. Mereka mengaku bahwa kepala desa setempat tidak pernah merespons keluhan maupun permintaan perbaikan jalan, sehingga membuat wilayah tersebut seolah-olah “tidak punya kepala desa”. Semenjak menjabat sebagai Kepala desa sampai saat ini. Senin (17/03/2026)

Saat musim hujan tiba, kondisi jalan yang sudah rusak berlubang menjadi semakin buruk dan berlumpur parah. Banyak warga yang mengalami kecelakaan terjatuh saat melintas, baik saat berkendara sepeda motor maupun berjalan kaki. Hal ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari untuk pergi ke sekolah, pasar, dan tempat kerja, tetapi juga membahayakan keselamatan seluruh masyarakat di dusun tersebut.

“Setiap hujan jalan benar-benar tidak bisa dilewati dengan aman. Banyak anak-anak sekolah yang jatuh dan baju mereka penuh lumpur, bahkan ada yang terluka. Kami sudah berkali-kali menyampaikan masalah ini, tapi tidak ada tindakan serius sama sekali dari kepala desa,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

Kondisi jalan rusak yang berlubang dan berlumpur serta kurangnya perhatian dari kepala desa menjadi momok bagi warga Desa Rangkang. Sejak lama, warga mengeluhkan bahwa kepala desa tidak pernah merespons keluhan mereka, membuat kondisi infrastruktur dan pelayanan publik semakin memprihatinkan.

Saat musim hujan tiba, jalan di beberapa wilayah desa menjadi tidak layak digunakan. Lubang-lubang yang terbentuk akibat aliran air dan kurangnya pemeliharaan seringkali menyebabkan kecelakaan, dengan banyak warga yang terjatuh saat menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki.

“Setiap hujan, kami harus berhati-hati sekali. Sudah banyak teman dan tetangga yang jatuh karena jalan penuh lumpur dan lubang. Kami sudah berkali-kali melaporkan ke kantor desa, tapi tidak pernah ada tanggapan apapun. Seolah-olah kita tidak punya kepala desa,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kondisi jalan yang buruk juga menghambat aktivitas ekonomi warga, seperti distribusi hasil pertanian dan akses ke pasar serta fasilitas umum lainnya. Banyak pedagang dan petani yang kesulitan mengangkut barang karena takut kendaraan mogok atau mengalami kerusakan di jalan yang rusak.

Tim penulis telah berusaha menghubungi kepala desa Rangkang untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan terkait keluhan warga. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala desa belum memberikan statement apapun maupun merespons upaya komunikasi yang dilakukan.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti masalah ini, baik dengan melakukan perbaikan jalan maupun meninjau kinerja kepala desa yang dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka berharap adanya tindakan konkret agar kondisi kehidupan warga bisa membaik…… BERSAMBUNG (Red)

Tinggalkan Balasan