Harmoni Keluarga Besar RSUD Campurdarat: Rayakan Kupatan dengan Semangat Saling Melengkapi

Berita216 Dilihat

 

TULUNGAGUNG, TALIGAMA.ID,– Selasa, 31 Maret 2026, suasana hangat menyelimuti RSUD Campurdarat. Tepat pukul 12.00 WIB, seluruh keluarga besar rumah sakit berkumpul dalam momen Halal Bihalal dan Tradisi Kupatan. Acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penguatan ikatan batin antar-karyawan.

Sambutan Hangat dari Jajaran Manajemen
Sejak acara dimulai, Direktur RSUD Campurdarat beserta jajaran manajemen menyambut kehadiran seluruh staf dengan penuh keramahan. Jabat tangan dan sapaan mesra menjadi pembuka yang mencairkan suasana, menegaskan bahwa setiap individu di RSUD Campurdarat adalah bagian penting dari satu keluarga besar.

Filosofi “Drama Keluarga” dalam Pelayanan Tahun ini, perayaan Kupatan mengusung konsep unik yang terinspirasi dari dinamika sebuah drama keluarga. Dalam sebuah lakon, setiap peran memiliki porsi masing-masing, namun keberhasilan cerita bergantung pada cara mereka saling membantu dan melengkapi.

Semangat inilah yang menjadi harapan besar bagi RSUD Campurdarat. Layaknya sebuah keluarga, sinergi antara tenaga medis, paramedis, hingga staf administrasi diharapkan dapat berjalan selaras demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita belajar dari esensi sebuah drama kehidupan, di mana tidak ada peran yang kecil. Semua saling mengisi. Harapan kami, melalui momen Kupatan ini, seluruh karyawan RSUD Campurdarat semakin solid, saling mendukung, dan terus berjalan beriringan dalam ketulusan melayani,” ungkap jajaran manajemen dalam pesannya.

Tradisi Kupatan: Simbol Persatuan
Sajian ketupat yang menjadi hidangan utama menjadi simbol ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan laku papat (empat tindakan mulia). Tradisi ini menutup rangkaian acara dengan penuh khidmat, sembari menikmati hidangan bersama sebagai tanda syukur atas kebersamaan yang telah terjalin.

Dengan hati yang bersih dan semangat kolaborasi yang baru, RSUD Campurdarat siap melangkah lebih maju untuk menjadi institusi kesehatan yang lebih humanis dan profesional.(Sujianto)

Tinggalkan Balasan