Temuan Dugaan Penyimpangan Teknis Warnai Revitalisasi Pasar Sayung

Topik Terkini264 Dilihat

 

DEMAK, TALIGAMA.ID,— Proyek revitalisasi Pasar Sayung di Kabupaten Demak terus menuai perhatian publik setelah muncul dugaan penyimpangan teknis dalam pelaksanaannya. Investigasi lapangan yang dilakukan sejumlah warga serta pemerhati pembangunan mencatat beberapa temuan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Proyek senilai sekitar Rp4,88 miliar ini dipercayakan kepada CV Nakula Sadewa. Namun, temuan di lapangan menunjukkan adanya aktivitas konstruksi yang dinilai tidak sepenuhnya mengikuti spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak. Beberapa bagian bangunan tampak tidak sesuai standar umum konstruksi, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas hasil pekerjaan.

Selain dugaan ketidaksesuaian teknis, pantauan terhadap aktivitas pekerja juga menunjukkan adanya kekurangan dalam penerapan keselamatan kerja. Sejumlah pekerja terlihat bekerja tanpa alat pelindung diri (APD). Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran atas potensi kecelakaan kerja dan dinilai bertentangan dengan ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang diatur dalam regulasi konstruksi nasional.

Pemerhati pembangunan menilai bahwa masalah ini tidak dapat dibiarkan. Mereka menegaskan perlunya audit teknis terhadap seluruh tahapan pekerjaan, termasuk metode dan material yang digunakan. Audit tersebut dinilai penting untuk mengukur tingkat kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dan dokumen perencanaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana dan instansi pengawas belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi pedagang serta warga sekitar.

(AGS)