Keluhan Petani Muda Sojomerto: Harga Pupuk Tak Sesuai HET, Masuk RDKK Terhambat Klompok Tani Tak Amanah

Berita309 Dilihat

KENDAL, TALIGAMA.ID,- Petani muda di Desa Sojomerto mengeluhkan harga pupuk di lapangan yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta kesulitan memasuki data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) — dokumen dasar alokasi pupuk subsidi.

Keluhan ini muncul dan diungkapkan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Gemuh pada periode Desember 2025.

Peristiwa terjadi di Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Petani muda Desa Sojomerto sebagai PPL Sri Martini, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Harga pupuk tidak sesuai HET kemungkinan disebabkan oleh masalah distribusi, penimbunan, atau kesenjangan kebijakan dan implementasi. Kesulitan memasuki data RDKK karena klompok tani di desa tersebut belum berjalan sesuai ketentuan (tidak memiliki struktur pengurus jelas, administrasi tidak lengkap, dan kegiatan tidak teratur).

PPL Desa Sojomerto Sri Martini menyampaikan bahwa solusi yang dapat diambil adalah petani melaporkan keluhan harga ke Dinas Pertanian atau Dewan Pengawas Pupuk, serta memperbaiki struktur dan administrasi klompok tani agar memenuhi syarat RDKK. Petani juga disarankan mengikuti sosialisasi terkait kebijakan pupuk dan klompok tani.

(Juma’at)