Diduga Sabung Ayam Terang Terangan di Wilayah Gembol Kabupaten Semarang, Integritas APH Dipertanyakan

Topik Terkini240 Dilihat

UNGARAN, TALIGAMA.ID,—Aktivitas dugaan perjudian sabung ayam di wilayah Gembol Kabupaten Semarang, kini kian menjadi sorotan tajam publik. Praktik yang diduga melanggar hukum tersebut bukan lagi berlangsung sembunyi-sembunyi, melainkan terkesan berjalan terang-terangan tanpa hambatan berarti—sebuah kondisi yang memantik pertanyaan serius terhadap integritas dan komitmen penegakan hukum di tingkat Polsek hingga Polres.

Temuan tim redaksi Taligama.id di lokasi memperlihatkan adanya aktivitas yang diduga kuat sebagai arena sabung ayam. Lebih mencengangkan, kegiatan tersebut disebut-sebut dikemas layaknya sebuah perlombaan “adu ketangkasan ayam” terbuka dengan berbagai hadiah utama, informasi yang dihimpun tim Media menyebutkan, kegiatan sabung ayam tersebut rutin di gelar setiap hari selasa, kamis, sabtu dan minggu, bahkan menggunakan sistem undangan khusus dua minggu sekali bagi kalangan tertentu, memperlihatkan skala kegiatan yang tidak kecil dan sulit dianggap sebagai praktik yang luput dari pengawasan hukum.

Fakta lapangan ini selaras dengan derasnya keluhan masyarakat yang mengaku resah atas maraknya aktivitas tersebut. Namun di tengah keresahan itu, muncul persepsi kuat di masyarakat bahwa praktik ini seolah berjalan tanpa sentuhan penindakan hukum, memunculkan dugaan adanya pembiaran yang berlarut-larut.

Seorang warga yang tidak mau di ketahui identitasnya demi keamanan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut, terutama di wilayah Gembol Kabupaten Semarang. Ia mempertanyakan mengapa aktivitas yang dinilai meresahkan itu dapat terus berlangsung tanpa tindakan tegas.

Situasi ini menempatkan Kapolsek Bawen dalam sorotan tajam publik. Kinerja pengawasan dan langkah penindakan dipertanyakan, seiring dengan terus berlangsungnya aktivitas yang diduga melanggar hukum secara terbuka. Tidak hanya itu, perhatian juga mengarah kepada Kapolres Semarang sebagai penanggung jawab di tingkat wilayah, yang dinilai memiliki kewenangan untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif hingga ke tingkat bawah.

Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa tindakan nyata, bukan hanya citra institusi yang dipertaruhkan, namun juga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum secara keseluruhan.

Hingga berita ini dipublikasikan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Bawen, Kapolres Semarang, Kasat Reskrim Polres Semarang, serta pihak terkait lainnya di lingkungan Polda Jawa Tengah hingga Bareskrim Mabes Polri. Publik kini menunggu jawaban tegas sekaligus pembuktian nyata bahwa hukum tidak tumpul ke bawah dan tidak diam di hadapan dugaan pelanggaran yang terjadi secara kasat mata.

(AGS)

Tinggalkan Balasan