SMP Negeri Kabupaten Tulungagung Gelar Evaluasi Mandiri Sekolah Ramah Anak, Diikuti 48 Sekolah

Berita128 Dilihat

TULUNGAGUNG, TALIGAMA.ID,– Sebanyak 48 SMP Negeri se-Kabupaten Tulungagung serentak melaksanakan kegiatan evaluasi mandiri program Sekolah Ramah Anak (SRA). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan guru dari masing-masing sekolah sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada hak anak. Jumat (17/26).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Tulungagung, Drs. Heni Hendarto, M.Pd., menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi momen penting untuk menilai capaian dan kesiapan sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dan melakukan evaluasi bersama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh 48 SMP Negeri yang ada di Tulungagung. Kehadiran Bapak dan Ibu Guru dari berbagai sekolah ini sangat penting karena guru adalah ujung tombak penerapan nilai-nilai Sekolah Ramah Anak di kelas maupun di lingkungan sekolah,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Dalam proses evaluasi, para guru menilai berbagai indikator utama, meliputi:

– Keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah
– Ketersediaan fasilitas yang mendukung perkembangan siswa
– Penerapan disiplin positif dan bebas dari kekerasan
– Partisipasi aktif siswa dalam organisasi dan kegiatan sekolah
– Mekanisme pengaduan yang mudah diakses oleh peserta didik

Para guru juga berdiskusi mengenai tantangan dan solusi dalam menerapkan pembelajaran yang inklusif serta menghargai perbedaan. Evaluasi mandiri ini dilakukan untuk memetakan kekuatan dan kelemahan masing-masing sekolah sebelum nantinya dilakukan verifikasi atau penilaian tingkat kabupaten.

“Melalui evaluasi ini, kami berharap seluruh sekolah dapat memperbaiki kekurangan dan mempertahankan keunggulan yang sudah ada. Tujuannya satu, yaitu menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang menyenangkan bagi anak anak yang belajar dan berkembang,” tutur salah satu guru yang hadir.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif dengan harapan seluruh SMP negri di Tulungagung dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pelayanan pendidikan yang bersperspektif hak anak. (Sujianto)

Tinggalkan Balasan