TERUNGKAP!! Diduga Fasilitas Irigasi Didesa Pucangrejo, Kabupaten Kendal Proyek Perpompaan Hanya Untuk Pajangan Dan Tidak Berfungsi Sama Sekali

Topik Terkini547 Dilihat

KENDAL, TALIGAMA.ID,– Fakta memilukan terungkap dari tanah pertanian Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh. Fasilitas irigasi perpompaan yang dibiayai uang negara senilai Rp112,8 Juta ( persatu unitnya ) sejak tahun anggaran 2024 ternyata hanya menjadi pajangan.

Hasil penyelidikan di lapangan memastikan: dari tiga unit rumah pompa yang dibangun untuk mendukung penambahan areal tanam, dua unit di antaranya sama sekali tidak berfungsi. Lebih ironis lagi, sejak proyek diserahkan hingga kini tahun 2026, alat-alat itu belum pernah sekali pun menyala untuk melayani kebutuhan air sawah warga.

“Kami tidak hanya kecewa, tapi merasa dirugikan. Anggaran besar digelontorkan, tapi manfaatnya nihil. Pengairan sawah kami tetap susah, tidak ada perubahan yang lebih baik,” tegas perwakilan petani dengan nada kesal.

Para petani menuntut Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal tidak diam saja. Masyarakat meminta peninjauan teknis segera dilakukan, kerusakan diperbaiki, dan alat irigasi benar-benar beroperasi untuk kepentingan bersama.

Selain itu, letak ketiga rumah pompa yang berdekatan juga memunculkan pertanyaan: apakah perencanaan, pelaksanaan hingga serah terima sudah sesuai aturan yang berlaku?

Guna menjaga keadilan informasi, awak media sudah berencana mengundang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gemuh serta jajaran pimpinan Dinas Pertanian Kabupaten Kendal. Pihak berwenang diminta memberikan penjelasan terbuka dan mempertanggungjawabkan mengapa aset negara yang sangat dibutuhkan petani justru terbengkalai tanpa kejelasan.(Juma’at)

Tinggalkan Balasan